rss

Perbedaan Antara Monophasic dan Defibrillator Biphasic

Ditulis pada Jumat, 09 Desember 2016 | Kategori: Artikel | Dilihat 542 kali

Apa perbedaan antara monophasic dandefibrillator biphasic?


Apa perbedaan antara monophasic dan defibrillator biphasic?

Defibrilator adalah alat yang digunakan untuk shock jantungkembali beraksi ketika berhenti kontrak karena gangguan irama yang dikenalsebagai fibrilasi ventrikel (VF).

 Elektroda yangdigunakan untuk memberikan kejutan bisa menjadi baik defibrillator patch,langsung diterapkan pada dada bawah tulang selangka kiri dan di apeks jantung.

Shock arus langsung diberikan dapat memiliki bentuk gelombangmonophasic atau biphasic. Shock monophasic, shock diberikan hanya satu arahdari satu elektroda ke yang lain.

 Dalam kejutan biphasic, awalnya arah shock dibalik dengan mengubah polaritas elektroda dibagian akhir dari kejutan yang disampaikan.

Biasanya tegangan awal diterapkan lebih tinggi dari shockpolaritas terbalik. bentuk gelombang biphasic awalnya dikembangkan untukdigunakan dalam defibrillator cardioverter implan (ICD) dan kemudian diadaptasike defibrillator eksternal. bentuk gelombang biphasic dipotong eksponensial dangelombang biphasic bujursangkar dua jenis bentuk gelombang biphasic digunakan olehprodusen yang berbeda.

 Defibrillator dapatmerasakan impedansi dada dan meningkatkan atau menurunkan resistensi internalmereka sehingga tingkat yang dipilih energi dikirim ke subjek. guncanganbiphasic lebih efektif daripada guncangan monophasic dan membutuhkan energiyang lebih rendah. Biasanya ketika 360 Joule dikirim untuk defibrilasi dalamdefibrillator monophasic, 200 Joule diberikan dalam defibrilator biphasic.

 Ini secara teoritisdapat mengurangi potensi kerusakan pada otot jantung dengan sengatan tegangantinggi.

Info Pembayaran

BANK MANDIRI
No. Rek. 1390017565064
A.n. PT. Aimed Indonesia